Jumat, 19 April 2013

Like A Regret?


Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hore. Hura. Huri. Huru. Hak. Hak. Hak. Chibi. Chibi. Oke ini salah lagu. Sebenernya gue telat ngeposting ini karena sebenernya liburan satu minggu itu telah mencapai deadline berakhirnya. Liburan yang berasal dari keuntungan karena kakak kelas ujian nasional itu dihabiskan sama gue cuma buat twitteran, nulis, download anime, download video eikeibi forti eighto, tidur, ngupil, boker, dengerin lagu, jungkir balik dan joget. Dan sekarang gue nyesel senyesel nyesel nyeselnya Adi Bing Slamet yang berguru sama Eyang Subur. Oleh karena itu buat kalian para kaum muda. Gunakanlah waktu liburan kalian untuk hal yang bermanfaat. Seperti menonton hentai, yaoi, yuri, belajar cara mutilasi orang, ngebully orang dan sebagainya. Oke gue tau ini engga bener. Betewe sekarang fanbase kesayangan gue udah maju loh. Ini engga ada hubungannya. Hm. Gue sebenernya bingung harus ngetik apa. Gue udah kehilangan inspirasi sejak Eyang Subur menjadi mainstream. Dan itu engga ada obatnya. Balik lagi ke liburan. Satu hal yang pasti. Untuk para anak kelas 3 SMP dan SMA dan anak kelas 6 SD, ujian nasional itu sangat menakutkan. Tapi untuk para adik kelasnya, ujian nasional itu malah sangat menguntungkan. Karena mereka bisa libur. Ketika para kakak kelas sibuk dengan persiapan ujian nasional. Para adik kelas sibuk mempersiapkan kegiatan yang bakal mereka lakukan selama liburan. Ketika para kakak kelas tegang dan gugup dengan ujian nasional. Para adik kelas malah ngadem sejam di toilet. Ketika para kakak kelas belajar mati-matian. Para adik kelas malah online sampe mati. Ketika para kakak kelas berpikir keras buat ngisi soal ujian nasional. Para adik kelas malah tidur puas dari pagi ketemu pagi lagi. Namun semua ini bakal menjadi kebalikan setelah ujian nasional berakhir. Kakak kelas yang mengikuti ujian nasional memberikan senyuman licik kepada adik kelasnya seraya berkata, “Terimalah penderitaanku ini.” Karena setelah selesai ujian nasional, tidak akan ada lagi libur buat para adik kelas. Dan kakak kelas akan menikmati indahnya liburan dalam waktu yang sangat panjang. Ketika para adik kelas ketakutan akan naik-tidaknya mereka. Para kakak kelas tertawa bahagia karena sudah bebas. Ketika para adik kelas belajar untuk waktu yang panjang sampai ujian semester datang. Para kakak kelas malah asik liburan dalam waktu yang panjang. Ketika para adik kelas ditakutin dengan banyak tugas yang hampir bikin mereka jantungan. Para kakak kelas malah tertawa bahagia nonton eyang subur vs adi bing slamet. Kalo dipikir-pikir dunia ini memang adil. Dan kita sang adik kelas yang nancoretunyukcoret ini bakal menderita sampai ujian semester itu muncul. Oleh karena itu gue nyesel karena engga memanfaatkan liburan gue ini dengan baik buat bersenang-senang. Nyesel. Ditambah lagi gue harus balik ke asrama. Dan itu bikin gue tambah galau. Gue udah cinta sama liburan. Gue udah ketagihan dengan nikmatnya liburan. Gue udah ternodai oleh liburan. Gue mau bunuh diri. Gue engga mau liburan ini berakhir. Gue.....gue.......gue.....gue mau boker. Eyang subur bantuin gue. Eh tidak jadi eyang. Gue mau bantuin sama Dewa Jashin aja. Eyang subur udah engga manjur lagi mantranya. Plak. Lalu gue ditampar sama emak gue. Ketika jam terus berputar dan mendekati berakhirnya liburan. Gue terus berkomat-kamit. Berharap gue sakit dan nambah liburan gue. Ya paling tidak kelindes badannya Chouji udah cukup. Yang penting sakit. Oh iya betewe, gue mau ngelanjutin hibernasi gue dulu ya sebelum gue mati gara-gara sekolah dan asrama. Sayonara. Sayuran punya nona tara. Ummuach. Maaf kalo posting kali agak absurd. Karena saat gue nulis posting ini sambil melilit jungkir balik salto push up karena kelaparan.

Rabu, 03 April 2013

Bilingual B part I

Huaaaah....udah lama banget gue kaga ngepost. Padahal gue demen banget online. Cuma inspirasi ngetik gue suka ngilang. Ditambah lagi gue lagi sibuk sama yang namanya uhmmm ya uhmm apa ya pokoknya berhubungan sama menulis lah. Saking lamanya kaga ngepost, waktu ngepost kali ini gue ngerasa kayak baru bangkit lagi dikubur. Oke ini garing. Biar blog gue kaga kayak kuburan, gue mau ngepost karangan absurd gue yang pernah ditempel dimading. Kenapa gue post? Karena waktu ditempel dimading, karangan absurd gue itu kaga ada yang ngebacanya. Mungkin mereka takut terkena penyakit absurd. Oke gue terlalu lama ceramah. Ini karangannya. Yang punya penyakit semacam jantung dan sebagainya, harap berhati-hati.


Sebelumnya perkenalkan terlebih dahulu. Gue seorang Black Writer. Tapi bukan Black Butler atau Kuroshitsuji. Black Butler itu sodara kembar gue yang kepisah. Gue kepisah sama dia karena nyokap gue engga mau nerima gue sebagai anaknya. Katanya gue terlalu coretunyukcoret. Disini gue bakal menceritakan tentang kelas X Bilingual B. Yang katanya wali kelasnya itu seorang guru Biologi. Kelas X Bilingual B yang konon katanya merupakan kelas khusus dimana para siswanya pake 2 bahasa. Bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Tapi sejujurnya gue bingung. Karena menurut gue, yang ada para penghuninya itu engga pernah pake bahasa Inggris kecuali kalo lagi pelajarannya doang. 2 bahasa? Uhm..setau gue sih lebih dari 2 bahasa. Karena mereka juga terkadang pake bahasa Palembang, Sekayu, Bahasa Arab dan akhir-akhir ini bahasa Planet Merkurius juga dipake. Asal kalian tau aja ya. Bahasa Planet Merkurius itu menurut gossip bisa membuat orang menjadi kejang-kejang bahkan bisa membuat orang mati. Oke. Itu jangan dicontoh. Kelas ini punya ketua kelas yang jago ngedance. Ya sebut saja dia Ucok. Seoarang cowok yang bukan keturunan Batak tapi punya marga Batak. Bingung kan? Gue juga bingung. Sedangkan wakil ketua kelasnya sendiri adalah Laras. Seorang cewek dari Mesuji. Wow banget kan. Mesuji gitu. Gue yakin Laras pasti jago perang. Karena lo tau sendiri keadaan Mesuji itu kek gimana. Oke lanjut. Sekretarisnya diduduki oleh Nadia. Seorang cewek cantik dengan wajah yang asli mulus banget. Menurut kabar burung, dia suka perawatan ke Tong Fang. Gue saranin jangan percaya sama burung ya. Lalu, bendahara kelas ini diduduki oleh Hafizhul atau sapaan akrabnya Pejol. Betewe, Nadia sama Pejol ini uhmm udah nikah eh salah maksud gue udah pacaran getoh. Ngomong-ngomong di dalam kelas X Bilingual B, lo bakal ngenal namanya perbedaan kasta. Didalem kelas ini lo bakal ngeliat dimana ada kasta para anak pinter nan rajin, kasta anak gahol dan eksis, kasta anak nakal dan kasta anak tak terdeteksi jenisnya. Kasta para anak pinter ini...uhm...gue jelasin ya. Setiap detik dan menit, mereka itu rajin belajar. Apalagi kalo mau ulangan harian. Otak mereka juga kayaknya diciptain untuk menghafal segala macam bentuk dan jenis serta ukuran materi-materi pelajaran. Terutama Nurisa. Asal lo tau aja. Nih anak kalo udah ngapal, beuh...mantap banget dah. Saking pinternya, satu bab itu dia hafal sampe ke tata letak titik dan koma kalimat di bab itu. Emejing beuts kan. Gue aja sama kagum sama dia. Otaknya itu terbuat dari apa sih. Terus dia dapet memori otaknya dimana. Soalnya gue pernah nanya ke counter-counter gitu buat beli memori otak yang 8GB. Tapi yang ada petugas counter itu bilang kalo gue itu gila. Gue cuma bisa hening. Lanjut ke kasta anak gahol dan eksis. Nah disini..anak-anak yang masuk ke kasta ini terkenal kemana-mana. Bahkan terkenalnya itu sampe ke planet luar. Dari anak bayi yang baru lahir sampe ke nenek-nenek yang pake tato upin-ipin pun tau sama mereka. Emejing. Mereka ini anak yang up to date. Dan mereka punya smartphone yang canggih. Saking canggihnya, ini smarthphone bisa ngupil. Beda sama gue yang punya stupidphone. Yang bisanya cuma ngomong ‘tulalit-tulalit’. Miris banget kan. Next ke kasta anak lawak. Ini adalah kasta yang bisa dianggap paling penting keberadaan dan wujudnya dikelas. Kalo engga ada mereka, kelas engga akan rame. Alhasil yang ada kelas menjadi sebuah kuburan dengan hawa menyeramkan karena terdapat zombie-zombie yang hidup dan berkeliaran. Makhluk-makhluk yang ada di kasta ini termasuk makhluk yang bisa menggunakan kesempatan dalam kesempitan tapi bukan kesempitan dalam kelonggaran. Mungkin sebagian makhluk yang bisa bernafas saat pandangan pertama melihat mereka itu merasa kalo mereka itu biasa aja. Padahal sebenarnya mereka itu baik dan asik. Semacam nasib anak wotagei gitu. Kalo kata pepatah wotagei, “Wajah heavy mental tapi hati heavy rotation.” Nah itu lah mereka yang berada di kasta ini. Last, kasta tak terdeteksi. Disini kalian bakal menemukan dimana terdapat makhluk-makhluk yang sangat absurd dan abstrak. Makhluk-makhluk yang mulai dari penampilan, masa depannya, tingkah lakunya dan sebagainya yang sangat-sangat absurd. Makhluk yang berada di kasta ini keberadaannya itu tidak terdeteksi. Bahkan mereka itu makhluk yang selalu dilupakan namanya oleh guru. Itu bukti kalo mereka itu benar-benar tak terdeteksi. Biasanya mereka itu sering kumpul-kumpul buat cerita, jajan atau ngupil berjamaah. Sasuga. Konon katanya salah satu penghuni di kasta ini adalah makhluk pecandu anime dan manga. Asli ini sangat absurd. Gue jadi ikutan absurd. Dan gue rasa cerita ini sangat absurd. Gue absurd. Kalian absurd. Kita semua absurd. Ini cerita absurd tentang kasta-kasta di kelas X Bilingual B. Bagaimana cerita absurd kalian?

Sabtu, 05 Januari 2013

Gadis Kecil

Aku hanyalah seorang gadis kecil.
Gadis kecil yang lemah.
Gadis kecil yang bodoh.
Gadis kecil yang selalu merasakan kesakita.
Aku tidak punya teman atau pun sahabat.
Aku juga tidak punya seseorang yang istimewa.
Keluarga.
Hanya keluarga yang ku miliki.
Terkadang aku juga merasa sakit di keluarga ini.
Aku gadis kecil yang tak pantas dicintai.
Aku gadis kecil yang tak pantas disayangi.
Aku gadis kecil yang pantas dibenci.
Semua orang menjauh dariku.
Entah apa alasan mereka menjauh.
Aku seperti sampah.
Berapa kali aku mencoba menjelaskan apa yang terjadi.
Tapi mereka seolah menutup telinga mereka.
Berapa kali aku berusaha untuk mengatakan apa yang ku rasa.
Tapi dia menjauh dari bayanganku.
Rasa sakit ini.
Rasa perih ini.
Rasa pedih ini.
Rasa sesak ini.
Yang selalu aku rasakan di dadaku.
Yang selalu aku rasakan di hatiku.
Semakin lama, semakin sakit, perih, pedih dan sesak.
Semakin lama, aku tak bisa menahannya.
Semakin lama, aku semakin tak sanggup.
Semakin lama, aku tak berdaya dibuatnya.
Aku hanyalah gadis kecil.
Ya, gadis kecil yang penuh dosa.
Mungkin mereka mengatakan aku terlalu bodoh.
Aku terlalu berlebihan.
Aku hanya mengharapkan perhatian.
Aku tidak berpikir dewasa.
Aku terlalu kekanak-kanakan.
Tunggu, bukankah aku seorang gadis kecil?
Semua anak kecil akan bertindak sesuka mereka.
Bertindak gegabah dan ceroboh.
Aku sudah terbiasa dibenci, dicaci dan dihina.
Dan aku sudah mempersiapakan diriku sendiri untuk menerima itu semua.
Ck. Tidak ada yang bisa mengerti.
Tidak ada yang bisa peduli.
Aku telah ditakdirkan untuk sendiri.
Merasakan kesepian di dunia ini.
Merasakan dinginnya malam.
Dan merasakan panasnya siang.
Hanya sendiri. Hanya Sendiri.
Aku hanyalah gadis kecil.
Yang selalu merasakan pedih.


by: unknown person

Senin, 31 Desember 2012

The First Posting in 2013

Oke kali ini gue bakal ngepost yang gue sendiri engga tau isinya apaan. Ini adalah posting pertama di tahun 2013. Di tanggal 1 Januari 2013. Engga nyangka ternyata udah 2013. Padahal gue merasa baru aja Januari 2012. Hm. Begini lah dunia. Ya gue cuma berharap semoga di tahun 2013 gue bisa jadi lebih baik, lebih normal, lebih pintar, lebih cantik, lebih moe, lebih kawaii, lebih tinggi, pokoknya lebih semuanya deh. Asalkan jangan lebihnya itu sampe berlebihan. Kan bahaya tuh kalo gue berlebihan cantiknya, nanti cowok-cowok pada klepek-klepek kayak ikan yang baru aja di ambil dari laut terus diasinin dengan bantuan cahaya matahari yang super dahsyat cetar membahan panasnya. Oke sip. Ini berlebihan. Gue tau. Gue sadar. Gue engga bisa cantik uhuk atau uhuk coretlebihcoret cantik. Selain itu, gue juga berharap gue bisa bertahan di kelas Bilingual yang penuh dengan badai, rintangan, cobaan, gempa bumi, tsunami dan beberapa bencana alam lainnya yang bisa membuat gue dikeluarkan atau pun diusir secara corettidakcoret hormat. Gue juga berharap gue bisa cepat-cepat keluar dari yang dikatakan sebuah penjara tapi bukan penjara, hanya sebuah bangunan misteri yang dipenuhi kamar-kamar dan berisi makhluk-makhluk yang berjenis kelamin yang sama. Ya kita sebut saja Asrama. Gue juga berharap semoga mata gue bisa diajak kompromi dan otak gue bisa diajak kerja sama saat pelajaran hitung-menghitung yang asalnya berasal dari pelajaran IPA dan ketika kita belajar pelajaran itu, maka otomatis fisik kita juga ikutan tegang dan depresi. Ya Fisika namanya. After that, gue juga berharap semoga ditahun 2013 gue bisa jadi cosplayer walaupun sebenarnya gue engga punya bakat jadi cosplayer dan gue juga engga punya baju-baju anime. Tapi paling tidak dengan modal karung beras dan ilmu pengetahuan tentang tata busana yang gue dapetin dari sekolah gue, gue bisa ubah karung beras jadi baju-baju anime. Selain itu gue juga bisa berpose ala anime yang moe dan kawaii. Gue bisa meletakkan telunjuk gue dibibir gue dengan baik dan benar. Harapan selanjutnya, gue pengen ketemu AKB48, JKT48, SKE48 sama SNH48. Gue juga pengen gue bisa jadi wotagei. Walaupun kenyataannya gue engga bisa teriak tapi gue bisa gunakan toa. Ehmm...niatnya sih gue mau nyolong toa di Asrama, tempat gue beranak. Eh salah maksudnya tempat gue tinggal. Selain itu, gue juga berharap di kota gue. Kotanya air musi. Kota Palembang. Ya. Diadakan J-Fest. Karena gue pengen ngerasain gimana acara J-Fest  itu. Jangan di Jakarta terus. Kasihan kota-kota lainnya. Dan harapan terakhir gue, @NarutoINA tetap bertahan. Admin-adminnya juga harus tetap bertahan. Bertahan melawan rintangan dan badai serta angin topan yang akan datang untuk merobohkan semua hal yang indah. Meskipun Naruto bakal tamat, gue berharap @NarutoINA tetap berjaya sampe nenek-nenek pake tatto upin-ipin insyaf dan berubah menjadi nenek-nenek doyan hentai dan yaoi. Tunggu...pasangan? Pacar? Kekasih? Duh..gue engga berharap banyak sama makhluk satu itu. Mau gue jomblo kek, mau gue single kek, mau gue janda kek, mau gue perawan kek. Gue engga akan terlalu berharap untuk mendapatkan makhluk itu. Gue nikmati hidup gue ini berdua dengan Allah aja udah cukup kok. Oh iya, akhir kata gue ucapkan Selamat Tahun Baru 2012 eh salah 2013.

Minggu, 12 Agustus 2012

2nd Generation of JKT48

Kali ini. Gue mau ngeposting dadakan. Gue mau ngeposting isi formulir untuk pendaftaran generasi keduanya JKT48 yang gue isi. Simak baik-baik. Sebelumnya bagi yang memiliki penyakit dalam, harap untuk tidak membaca posting ini. Takutnya penyakit dalamnya tiba-tiba keluar. Jadinya penyakit keluar. Dan jika kalian mengalami kejang-kejang dan sebagainya setelah membaca posting ini. Itu bukan salah dari posting ini. Mungkin kalian lagi Sakau. Terima kasih dan check it out!

Formulir halaman pertama.

Formulir halaman kedua.

Formulir halaman kedua sambungan.

Formulir halaman ketiga.

Formulir halaman ketiga sambungan dan menjadi yang terakhir.

Dan ini foto gue dengan pose so hot and sexy yang bakal gue kirim untuk formulir pendaftarannya.

Foto close up.

Foto full body.

Untuk sekedar informasi. Bagi kalian yang merasa ya. Yang hanya merasa saja kok. Yang merasa inget. Yang merasa berjenis makhluk perempuan dan ingin menjadi 2nd generation of JKT48, kenkyuusei. Buruan dah download formulirnya di http://www.mediafire.com/view/?23f3q220l68qdez karena pendaftaran bakal ditutup tanggal 31 Agustus nanti. Info lebih lanjut, silahkan hubungi rumah sakit jiwa terdekat. Eh salah. Maksud gue, silahkan check di www.jkt48.com ya. Sekian berita yang bisa dibilang ini bukan berita dari gue untuk hari ini. Sekian. Terima kasih.

Jumat, 20 Juli 2012

Boarding School

Asrama…..okay. Kali ini gue bakal cerita tentang nasib gue di Asrama. Tapi bukan Asmara ya. Okay sip. Gue tau Asrama dan Asmara itu beda tipis. Tepat tanggal  bulan  tahun 2012. Gue untuk pertama kalinya masuk ke tempat yang katanya sih itu awalnya seperti Neraka namun akan berubah jadi Surga di akhir nanti. Asrama namanya. Saat pertama kali gue menginjak asrama. Ada perasaan dag-dig-dug. Pandangan pertama antara gue dan Asrama. Dari luarnya, Asrama itu sangat cantik. Namun karena gue belum terlalu kenal dengan Asrama. Jadi gue engga tau sifat dalamnya si Asrama. Gue yang waktu itu bawa barang-barang untuk di Asrama yang bisa dibilang sangat hemat. Saking hematnya, AX*S kalah hematnya sama gue. Gue dan emak gue perlahan masuk ke Asrama. Gue langsung masuk ke kamar gue. Yang sebelumnya gue udah tau dimana keberadaan kamar gue di Asrama. Kamar 08 Gang A. Makhluk-makhluk yang ada didalam kamar gue cuma 6 orang termasuk gue. Gue yang cenderung pelit untuk membagikan suara merdu gue yang kalo dibandingkan dengan suaranya tokek, merduan suara tokek, cuma bisa melongo kayak orang idiot lagi boker. Gue belum bertegur sapa dengan makhluk-makhluk yang bentuk dan sifatnya beda itu. Emak gue sibuk dengan merapikan barang-barang yang dibawa. Dan gue tetap melongo layaknya orang idiot lagi boker. Setelah beberapa menit, muncul sesosok makhluk yang menurut gue sifatnya itu sama dengan gue. Gue kenal sama tuh makhluk. Karena gue pernah ketemu sebelumnya. Gue langsung aja negor dia. Daripada gue nanti jadi idiot gue semakin menggila. Setelah gue negor dan ngobrol dengannya. Walaupun setulang dua tulang. Ya gue merasa senang. Setelah itu muncul 3 makhluk yang sudah sangat dekat. Gue yang sok jadi seorang peramal. Namun peramal tak jadi. Langsung tau sifat mereka. Setelah beberapa menit. Gue langsung jenggotan. Tapi muka gue masih bagus dari pada muka kambing jengot. Gue udah mulai beradaptasi mereka. Setelah emak gue pergi untuk pulang ke rumah. Maka mulailah cerita kehidupan gue di Asrama.  Untuk pertama kalinya gue mandi di asrama. Gue pun langsung mengajak sesosok makhluk dikamar gue untuk mandi. Gue dan tuh makhluk akhirnya milih untuk mandi pake shower. Saat ngeliat shower. Gue langsung seneng. Gue seneng karena kalo gue lagi galau gue langsung bisa bershower. Sebenarnya sih ada tempat lain lagi untuk mandi. Yaitu kolam berenang kecil. Okay. Gue tau gue salah kasih nama. Itu bukan kolam berenang tapi bak mandi besar. Gue sih mau aja mandi disana. Tapi gue takut. Gue takut kalo gue lagi mandi tiba-tiba Kisame nongol dan nagih hutang ke gue. Mau ditaruh kemana muka moe gue? Di dalam toilet kah? Engga kan. Oleh karena itu gue milih mandi pake shower. Hari pertama dan kedua, air shower di Asrama itu deras banget. Tapi waktu hari ketiganya mulai berkurang. Bahkan sering mati. Gara-gara itu akhirnya gue terpaksa mandi di kolam berenang eh salah, bak mandi besar maksud gue. Awalnya gue takut. Gue takut ketemu Kisame. Tapi waktu gue coba. Ternyata gue engga liat Kisame. Melainkan gue ngeliat si Sanbi. Kata si Sanbi, Kisame lagi liburan ke Hawaii. Gue langsung sujud syukur. Gue senang banget. Gue juga udah mulai beradaptasi dengan hal-hal yang berbau mandi. Okay. Lanjut. Setelah itu adalah makan. Di Asrama, makan itu 3x sehari. Gue yang biasanya makan 3 minggu sekali. Sekarang jadi 3x sehari. Okay sip. Gue tau gue bohong. Makan pagi itu sekitar jam 5.30. Makan siang jam 12.00 dan makan malam jam 17.00. Dihari pertama, kedua dan ketiga, gue masih bisa ngikutin jadwal makan diasrama kecuali makan pagi. Gue engga biasa makan pagi. Atau kalo orang-orang planet bilangnya sih breakfast atau sarapan. Makanan di Asrama enak-enak. Selalu ada pencuci mulutnya. Pencuci mulutnya itu ya buah-buahan. Sampe sekarang gue engga tau gimana cara buah-buahan nyuci mulut punya manusia. Engga bau apa tuh buah-buahan ya? Ah lupakan mereka. Lauk pauk untuk di Asrama juga ada jadwalnya. Kalo makan malam itu lauknya pasti ikan. Dan kalo siang itu ayam atau daging. Sisanya itu tambahan seperti tempe, tahu, sambal dan sayur-sayuran. Dan kalo di sarapan pagi pasti ada susu hangat dan the hangat. Nah, setelah masuk sekolah. Gue engga bisa ngikutin jadwal makan di Asrama. Baik itu sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Kenapa? Karena jadwal sekolah yang terlalu padat. Akhirnya gue engga makan. Karena gue ini seorang makhluk sejenis unta jadi gue bisa kuat sampe beberapa hari. Okay selanjutnya tentang tidur. Untuk pertama kalinya, waktu tidur gue dikurangin setiap hari. Gue sih memang suka bergadang. Walaupun bang Haji Rhoma ngelarang gue. Di Asrama, tidur wajib jam 22.00 dan bangun jam 4.00. Dihari pertama dan kedua, gue bisa tidur cuma beberapa jam. Tapi setelah hari ketiga dan seterusnya. Mata gue mulai merengek. Merengek karena capek. Apalagi di Asrama, gue itu bangunnya bukan jam 4.00. Kenapa? Kalo gue bangun jam segitu, gue engga bisa mandi. Dan juga gue bakalan telat ke masjid. Kalo gue telat, maka hukuman dan point yang bakal gue dapetin. Maka gue bangun jam 3.00 atau 3.30. Gue yang awalnya engga ngebo akhirnya jadi ngebo. Gue jadi mirip anak kerbau.  Akibat kurang tidur. Mata gue jadi mirip seperti rocker. Tapi engga mirip seperti rocket. Kalo seperti ini terus. Bisa-bisa gue bikin band rock bareng para Shinigami. Gara-gara kekurangan tidur. Efeknya banyak terjadi di sekolah. Dikelas anak-anak pada ngantuk padahal masih pagi. Malah ada yang tidur pulas dikamar. Gue sih engga berani tidur. Gue paling cuma ngantuk. Mata gue buka tutup buka tutup jadi kayak tokoh yang penjualnya ragu, mau jualan atau kaga. Kalo saat-saat seperti ini gue butuh banget bantuan Shukaku dan seseorang untuk nyegel tuh Shukaku ke tubuh gue. Biar gue engga ngantuk. Bukan hanya dikelas. Di masjid juga anak-anak pada ngantuk. Termasuk gue. Okay. Lanjut lagi. Soal peraturan. Peraturan di Asrama memang sangat ketat. Tapi tidak seketat jeans yang sering dipake anak-anak muda zaman sekarang. Ada perbedaan peraturan di Asrama Putra dan Putri. Asrama Putri atau ASPI dan Asrama Putra ASPA itu beda. Di ASPI dilarang membawa laptop dan handphone tapi di ASPA dilarang membawa handphone aja. Di ASPI anak Aksel gabung dengan Bilingual tapi di ASPA anak Aksel pisah dengan Bilingual. Di ASPI kamar harus bersih. Kalo kamar kotor maka akan di jadikan pajangan di masjid. Bayangin aja. Di ASPI harus pake jilbab saat keluar dari kamar. Di ASPI kalo mau keluar dari Asrama ada jadwalnya dan ada kartu pulang pergi. Pokoknya anak-anak ASPI itu sangat menderita. Dan bagaimana dengan ASPA? Menurut kabar burung. Gue juga engga tau tuh burung kenapa bisa kasih kabar. Dan gue juga engga tau tuh burung kenapa bisa ngomong dan kenapa jadi seperti Ibu-Ibu yang sering bergossip. Okay. Lupakan tentang keanehan burung itu. Jadi kata si burung. Di ASPA baju mereka dicuciin. Lalu mereka boleh keluar dengan bebas asal pulang kembali ke ASPA. Peraturan di ASPA tidak terlalu ketat seperti di ASPI. Wajar aja, muka anak-anak cowok pada bahagia semua. Dan kata si burung, anak ASPA sering online dengan puas. Bayangkan aja. Tapi gue engga terlalu percaya sih sama si burung tukang gossip itu. Siapa tau dia bohong kan sama gue? Apa pun itu pada intinya Asrama itu melelahkan, menyedihkan, membosankan, menggalaukan dan sejenis genrenya. Yang gue share diatas itu ada hanya permasalahan utama di Asrama. Nanti gue bakal posting tentang Asrama yang kedua. Tapi sebelumnya gue harus kembali ke dunia gue dulu. Bowsssss. Menghilang. 
Hetalia: Axis Powers - Norway